Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Ungkap: Drama Pemilu India Picu Lonjakan Harga Gula di Indonesia

- Penulis

Senin, 4 Desember 2023 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, siaran-rakyat – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa tingginya harga gula di Tanah Air tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pasar global, tetapi juga oleh dramatisasi pemilu di India. 4/12-2023

India, sebagai salah satu pengimpor gula terbesar Indonesia, menghentikan ekspornya menjelang pemilu bulan Mei 2024, menciptakan gelombang efek terhadap pasar gula di Indonesia.

“Dalam konteks pemilu India, semua produk termasuk gula tidak boleh diekspor, untuk menghindari inflasi di dalam negeri. Ini memengaruhi kita karena Indonesia menjadi tujuan utama ekspor gula dari India,” ungkap Zulkifli saat meninjau pasar di Johar Baru, Jakarta.

Ketergantungan Indonesia pada impor gula dari Brazil juga menjadi sorotan Mendag. Biaya logistik yang tinggi dan waktu distribusi yang lebih lama menjadi dampak langsung dari situasi ini.

Meskipun Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat bahwa realisasi impor gula konsumsi baru mencapai 26 persen dari total kuota tahun ini, Mendag menekankan bahwa harga gula cenderung naik karena ketergantungan pada impor.

“Harga gula memang naik karena impor, terutama dengan larangan ekspor dari India. Kita harus mendatangkan gula dari luar negeri, dan itu memengaruhi harga di pasar,” jelas Zulkifli.

Baca Juga :  Jadwal Debat Capres-Cawapres Pilpres 2024 Telah Ditetapkan oleh KPU

Sementara itu, data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) mencatat peningkatan harga gula pasir di tingkat nasional. Kualitas premium mencapai Rp17.650 per kilogram, naik Rp100 (0,57 persen), sementara gula pasir lokal mencapai Rp17.400 per kilogram, naik Rp150 (0,87 persen).

Dengan drama politik dan ekonomi yang menyertainya, tingginya harga gula menjadi isu menarik yang mencerminkan dinamika kompleks pasar global dan kebijakan ekspor negara-negara pemain kunci.***

antara2023

Berita Terkait

Profil Komeng, Sang Pelawak yang Meraih Suara Terbanyak di DPD Jabar
Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra Kritik Gerakan Pemakzulan Presiden Jokowi sebagai Langkah Inkonstitusional
Siti Atikoh Supriyanti: Memimpin dengan Sikap Antikorupsi dalam Keluarga
Atikoh Ganjar Bangga Kompaknya Relawan Perempuan Solo Raya; Ajak Gotong Royong dan Pertahankan Kompak di Masa Kampanye
Presiden Jokowi Apresiasi Kinerja Kementerian PUPR dalam Pembangunan Infrastruktur
Kaesang Pangarep dan PSI: Panggilan untuk Pemilu 2024 yang Berkelas, Kami Ingin ada Debat Cawapres
Sah! Rencana Pengembangan Blok Masela Mendapat Persetujuan
FX Hadi Rudyatmo dari PDIP Menilai Pemerintahan Saat Ini sebagai Neo-Orde Baru Plus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Mei 2024 - 13:06 WITA

Kabar Gembira, Sulteng Ketambahan Daerah Otonom Baru

Senin, 29 April 2024 - 15:25 WITA

OKP Cipayung Bersatu Dukung Polri Jaga Stabilitas Kamtibmas Jelang May Day dan Pilkada Serentak 2024

Jumat, 29 Maret 2024 - 21:02 WITA

LMND Luwuk Banggai Bagikan Takjil Gratis

Kamis, 21 Maret 2024 - 19:50 WITA

Gubernur Rusdy Mastura Umumkan Kembali Maju dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2024

Rabu, 6 Maret 2024 - 15:00 WITA

Mahasiswa Palu Demo Tolak Kenaikan Harga Sembako

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:17 WITA

Menuju PSU, Panwaslu Palu Timur Himbau Agar Tak ada Money Politik!

Selasa, 13 Februari 2024 - 21:39 WITA

PW Pemuda Muhammadiyah Sulteng Ajak Warga Jaga Kamtibmas di Pemilu 2024

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:04 WITA

Ketua HMI Cabang Buol Rahmat H Pontoh Mendorong Masyarakat Jaga Kamtibmas saat Pemilu 2024

Berita Terbaru

Lainnya

10 Alasan Milenial Indonesia Tertarik Investasi Kripto

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:22 WITA

Siaran Regional

Kabar Gembira, Sulteng Ketambahan Daerah Otonom Baru

Kamis, 2 Mei 2024 - 13:06 WITA

Siaran Regional

LMND Luwuk Banggai Bagikan Takjil Gratis

Jumat, 29 Mar 2024 - 21:02 WITA